Home Top Ad

Responsive Ads Here

Awal Dari Pengalaman Nonton Film Porno, Berakhir Dengan Sexs



NAMA SITUSPILIHAN GAMEPROMOJOIN DISINI

situs judi poker 24 jam terbaik terpercaya deposit semua bank dan emoney
AduQ, BandarQ, Capsa, Domino99, Poker, Bandar Poker, Sakong, Bandar66Cashback 0.5%
Referral 10% + 10%
Rp.20.000
NAMA SITUSPILIHAN GAMEPROMOJOIN DISINI

situs judi poker 24 jam terbaik terpercaya deposit semua bank dan emoney
AduQ, BandarQ, Capsa, Domino99, Poker, Bandar Poker, Sakong, Bandar66Cashback 0.5%
Referral 10% + 10%
Rp.15.000
NAMA SITUSPILIHAN GAMEPROMOJOIN DISINI

situs judi poker 24 jam terbaik terpercaya deposit semua bank dan emoney
AduQ, BandarQ, Capsa, Domino99, Poker, Bandar Poker, Sakong, Bandar66Cashback 0.5%
Referral 10% + 10%
Rp.20.000
NAMA SITUSPILIHAN GAMEPROMOJOIN DISINI

situs judi poker 24 jam terbaik terpercaya deposit semua bank dan emoney
Togel Online, Casino Online -
-
Rp.10.000

CAFFELENDIR - Kejadian hubungan Aku dengan Mbak Lidya sudah lewat hampir 1 bulan, dan selama itu pula kami tidak pernah lagi melakukan hubungan badan. Dalam pikiran Aku , mungkin Mbak Lidya sudah menyadari kekhilafannya, dan Aku juga harus bisa melupakan kejadian tersebut dan menganggap kalau kejadian itu tidak pernah terjadi. Karena pada dasarnya Aku juga merasa malu pada diri Aku sendiri, tapi dilain pihak Aku juga merasakan nikmatnya persetubuhan kami. Mungkin perasaan ini jugalah yang ada di dalam hati Mbak Lidya.

Seperti biasanya, Aku kalau sedang bernafsu sering Aku lampiaskan pada film porno dan tentu saja akan berakhir dengan onani. Kalau setiap habis menonton film porno, Aku sering membayangkan sangat ingin menikmati tubuh Mbak Lidya  kembali.


Pada suatu sore, ketika Aku sedang menikmati film porno dan sedang dalam tahap sangat ingin melakukan hubungan seks, (mungkin seseorang kalau sekali sudah merasakan nikmatnya hubungan seks, akan sulit untuk melupakannya) tiba-tiba berdering telepon dan tentu saja membuatku terhentak seketika dan dengan sedikit mengomel Aku bangkit dan menjawab teleponnya (pembaca dapat merasakan kalau kita sedang menikmati sesuatu, terus ada hal yang mengganggu).
Dengan berat Aku menjawab, “Halo.., mau cari siapa..?”
Lalu terdengar suara seorang wanita, “Aku ingin mencari Cris, Crisnya ada..?”
Dengan sedikit rasa ingin tahu, Aku jawab, “Yah, Aku Cris , disana siapa yach..?”

Kemudian terdengar suara yang agak genit tapi sangat merangsang, “Hayo.., sudah lupa yach sama Aku , padahal belum juga satu bulan..!”
Hati Aku langsung berdebar-debar, lalu Aku bertanya kembali, “Disana Mbak Lidya yach..?”
Dan terdengar suara, “Emangnya kamu pikir sapa, sembarangan aja..!”
Lalu Aku pun berkata, “Ada keperluan apa Mbak..?”
Dengan pelan tetapi agak kesal, Mbak Lidya berkata, “Kamu kayak nggak tau aja, rumah Mbak lagi sepi nih, selain itu Mbak lagi pengen nih, kamu bisa khan nolongin Mbak..?”
Dengan sedikit jahil Aku bertanya lagi, “Nolongin apa Mbak..?”
Mbak Lidya yang mungkin sudah kesal sekali, lalu berkata, “Kamu ini bodoh atau pura-pura bodoh sich, udah hampir satu bulan nich.. apa kamu nggak ingin kenikmatan kayak waktu itu..?”

Dalam hati, tentu Aku saja sudah sangat berharap karena selain rangsangan dari film porno yang Aku tonton, Aku juga tidak merasa puas akan onani yang Aku sering lakukan.
Lalu Aku berkata, “Mbak tunggu yach, Aku segera kesana, paling cuman 10 menitan.”
Dan Mbak Lidya menjawab, “Yach udah.., cepatan yach, Mbak tunggu nih..!”

Dalam 10 menit, Aku sudah tiba di rumah Mbak Lidya, dan ternyata Mbak Lidya sudah menunggu Aku di depan rumahnya, terlihat Mbak Lidya memakai setelan piyama. Lalu kami pun masuk ke dalam rumah dengan nafas terengah-engah.
Aku berkata, “Mbak ini bikin capek Aku aja..!”
Dan dengan agak manja, Mbak Lidya berkata, “Masak gitu aja capek, tapi kamu juga dapat enaknya khan, kamu ini juga kok masih juga panggil Mbak , khan udah dibilang panggil aja dengan Lidya, gimana sech..!”
Dengan tertunduk Aku berkata, “Iya juga sech, Aku lupa Mbak.. eh.. Lidya maksud Aku .”

Lalu Aku masuk ke dapur dan mengambil minum. Mbak Lidya pun menyusul Aku masuk ke dalam. Sesudah meminum habis air dalam gelas, Aku segera menarik Mbak Lidya dan memeluknya. Dengan manja Mbak Lidya berusaha untuk melepaskan peluksan Aku , tapi Aku segera mendaratkan ciuman Aku ke bibirnya. Mbak Lidya terlihat sangat menikmatinya dan mulai membalas ciuman Aku dengan mengigit pelan lidah Aku tapi Aku  juga berusaha membalas ciumannya.

Kami berciuman hampir 3 menit, lalu Aku melepaskan ciuman Aku dan bertanya, “Nit, Aku  bole nanya nggak..?”
“Yach.., nanya aja, emang kenapa..? jawab Mbak Lidya.
Lalu Aku berkata kembali, “Kalo bole tau, kamu pake celana dalam warna apa hari ini..?”
Dan Mbak Lidya berkata, “Eh kamu.. memalukan, masak nanya hal yang gituan..?”
Aku berkata lagi, “Masak nggak bole sich..?”
Mbak Lidya berkata, “Yach udah.., kamu lihat aja sendiri..!”
Lalu tangan Aku mulai bergerilya di sekitar wilayah pinggang ke bawah dan dengan pelan Aku mulai membuka celana piyama nya dan telihat kalau Mbak Lidya memakai CD warna putih dan terlihat bayangan kehitam-hitaman di sekitar lipatan kakinya.

Lalu Mbak Lidya berkata, “Nah udah tau khan, kok masih diam aja, kayak ngak pernah gituan aja..!”
Dengan tersenyum Aku lalu mengendong Mbak Lidya segera menuju kamarnya.
Mbak Lidya berkata, “Kamu ini kok nggak sabaran sech..?”
Sampai di kamarnya, Aku membaringkan Mbak Lidya ke ranjang dan segera membuka pakaian serta celana Aku , sehingga Aku hanya tinggal memakai CD. Sedangkan terlihat kalau kemaluan Aku sudah menegang. Lalu Aku segera mencium bibir Mbak Lidya, sedangkan tangan Aku mulai aktif bekerja meremas payudara Mbak Lidya. Kemudian Aku pun membuka baju Mbak Lidya, sehingga tampaklah payudara Mbak Lidya yang masih terbungkus oleh BH yang berwarna putih juga (dalam pikiranku mungkin BH dan CD Mbak Lidya adalah satu set, sehingga tampak sangat serasi).

Lalu tangan Aku mulai bergerak ke belakang untuk mencari kait dan membuka BH-nya Mbak , tapi dengan tersenyum Mbak Lidya berkata, “Ini model baru Cris.., kaitnya terletak di depan.”
Dan tangan Mbak Lidya sendiri yang melepaskan kait BH-nya, sehingga tampaklah oleh Aku  payudara Mbak Lidya yang masih kencang. Aku segera menenggelamkan wajah Aku ke dalam payudaranya. Dengan gerakan meremas dan mulut Aku menghisap putingnya, Mbak Lidya mulai terangsang, ini terlihat dari erangan Mbak Lidya.
“Uuh.. enak sekali.. terus Cris.. ehmm..”



Lalu tangan Aku mulai bergerak ke bawah, masuk ke dalam celananya dan mulai menyentuh bagian di sekitar selangkangannya, meskipun hanya dari luar celana dalamnya.
Lalu Mbakberkata dengan sedikit tertekan, “Cris.. Mbak nggak tahan lagi nih..!”
Tanpa berpikir panjang lagi, Aku segera melepaskan celana sekaligus CD Mbak Lidya, karena nafsu Aku juga telah memuncak. Lalu terlihatlah kemaluan Mbak Lidya  yang ditumbuhi bulu-bulu yang terawat dengan rapih.

Kepala Aku segera turun dan segera menjilati kemaluan Mbak Lidya.
Terdengar Mbak Lidya menjerit, “Aduh Cris.., nikmat sekali.. terus.. Mbak merasa nikmat terus Cris.. uh.. uh.. ahh..”
Tiba-tiba tubuh Mbak Lidya  mengejang dan pinggangnya terangkat ke atas. Aku mengetahui kalau Mbak Lidya  sudah hampir mencapai klimaksnya, tapi Aku segera menghentikan permainan Aku , sehingga terlihat kalau Mbak Lidya sangat kecewa dan berkata, “Kamu kok gitu sech Cris..!”
Aku berkata lagi, “Nit, nanti Aku akan memberikan kenikmatan yang sebenarnya, tapi sekarang kamu harus meluruskan kembali dulu adik Aku ini..!” sambil menunjukkan batang kemaluan Aku yang sudah agak mengecil.

Agen BandarQ - Aku bangkit dan segera mengarahkan kemaluan Aku ke dalam mulut Mbak Lidya. Mbak Lidya nampaknya sangat liar dan segera melahap habis kemaluan Aku , terlihat kalau kemaluan Aku terbenam seluruhnya ke dalam mulut Mbak Lidya. Dengan gerakan menghisap Mbak Lidya berhasil membuat kemaluan Aku sudah dalam keadaan siap tempur dan sudah dalam ukuran yang maksimum.

Lalu Mbak Lidya menyuruh Aku  untuk memasukkan kemaluan Aku ke dalam kemaluannya, lalu Aku bergerak turun dan tubuh Aku menimpa tubuh Mbak Lidya. Aku mengarahkan kemaluan Aku ke lubang kemaluan Mbak Lidya. Dengan pelan tapi pasti, Aku mulai menekan kemaluan Aku ke dalam lubang Mbak Lidya. Karena sudah basah oleh ludah Mbak Lidya dan kemaluan Mbak Lidya sudah basah oleh cairan kemaluannya, sehingga memudahkan kemaluan Aku menekan, meskipun masih terasa sakit di sekitar kepala kemaluan Aku .
Mbak Lidya mulai menjerit dengan tertahan, “Aduh.. duh.. sakit.. Cris.. teruskan.. uh.. ah.. ehm.. tapi nikmat sekali..!”
Karena ingin segera mencapai klimaksnya, Aku pun segera membenamkan habis kemaluan Aku dan terasa kenikmatan yang hebat baik Aku maupun Mbak Lidya.

Kemudian Aku segera melanjutkannya dengan gerakan naik turun, sedangkan Mbak Lidya berusaha mengimbangi permainan Aku dengan gerakan pinggulnya ke kiri dan ke kanan. Dan sesudah 5 menit, kemudian Mbak Lidya menjerit dan kakinya mengunci pinggang Aku , kemudian mulai menendang ke atas.
“Cris.. Aku sampai nih.. ah.. uh.. uh.. ehs.. nikmat sekali..!”desahnya menahan kenikmatan.
Sedangkan tangannya bergerak tidak karuan dan mencakar punggung Aku , tapi Aku sudah tidak mempedulikannya lagi dan terus memompa kemaluan Aku ke dalam lubang surgawi Mbak Lidya.

Selang beberapa detik kemudian, Aku merasa ada sesuatu yang akan meledak keluar, dan Aku merasakan segera mencapai klimaks.
Lalu Aku berkata, “Lidya, tahan.., sebentar lagi Aku segera keluar..!”
Aku  mengerang, “Uuh.. uh.. enak sekali, sungguh enak sekali.”
5 detik kemudian, Aku  pun menghujani kemaluan Mbak Lidya dengan siraman air sperma Aku dan Aku merasakan adanya cairan hangat dalam kemaluan Mbak Lidya dan dinding kemaluan Mbak Lidya menjadi agak licin.
Aku tahu Mbak Lidya dan Aku sudah mencapai orgasme bersamaan dan terdengar jeritan, “Uuh.. Cris.. enak sekali.. Mbak  sampai.. uh..!”

Setelah mencapai orgasme, Aku jatuh tertidur di samping Mbak Lidya.
Mbak Lidya berkata, “Terima kasih Cris.. Mbak puas sekali.., sudah lama Mbak nggak merasa puas seperti ini..!”
Lalu Aku tersenyum dan berkata, “Aku juga puas Mbak , kemaluan Mbak nikmat sekali, sungguh Aku puas Nit..!”
Kemudian kami pun saling berpelukan dan berciuman kembali.

Setelah hampir setengah jam beristirahat, kami mengulangi kembali permainan seks kami, hanya kali ini Mbak Lidya berada di atas, sedangkan Aku di bawah. Permainan ini hanya berlangsung sekitar 5 menit, karena kami masing-masing sudah lelah pada permainan yang pertama, sehingga pada permainan kedua ini kami merasa tidak senikmat permainan pertama. Setelah lelah dan tertidur, tidak sadar hari sudah sore, maka segera Aku membersihkan diri dan ingin segera pulang ke rumah. Mbak Lidya mengantar Aku sampai ke pintu rumahnya.
Dia berkata, “Cris.., Mbak puas hari ini..!”
Aku berkata membalasnya, “Aku juga Mbak , Mbak hebat sekali..!”

Dengan tersipu, Mbak Lidya berkata, “Kapan-kapan kita lanjutkan lagi..?”
Aku menjawab, “Iya Lidya, Aku akan dengan senang hati melayanimu, soalnya kamu hebat sech..! Aku suka deh ama kamu..”
Mbak Lidya berkata lagi, “Iya, kalo kamu ingin, kamu bisa kok telepon Mbak , nanti kita bisa cari tempat yang aman, soalnya Mbak juga malu khan kalo tiap hari Mbak aja yang minta..!”
Lalu Aku berkata lagi, “Iya dech Mbak .., nanti kalo Aku pengen, Mbak harus siap loh..!”
Dengan senyuman, Mbak Lidya menganggukkan kepalanya.

Aku kembali memeluk Mbak Lidya dan menciumnya, sedangkan tangan Aku bergerak ke arah selangkangannya dan menggosoknya.
Tapi Mbak Lidya berkata, “Udah donk Cris.. Mbak malu nih digituin terus..!”
Tapi Aku terus saja memainkan kemaluan Mbak Lidya dan berkata, “Malu apanya Mbak , Aku juga udah pernah lihat ama menikmati seluruh tubuh Mbak kok, Mbak juga suka khan..?”
Sambil tertunduk, Mbak Lidya berkata, “Aah.. udahlah.. lain kali aja deh, Aku janji pasti akan terus memberi kenikmatan yang lebih ama kamu, udah dech yang lainnya udah mo pulang tuh..! (maksudnya keluarga Mbak Lidya) Kamu harus segera balik tuh..!”
Lalu Aku mengiyakannya dan segera melepas ciuman dan pelukan serta tangan Aku dari selangkangan Mbak Lidya.

Agen BandarQ - Hubungan kami berlansung lama dan hampir 2 tahun. Kami selalu berhubungan dengan diam-diam dan Aku selalu puas denga permainan Mbak Lidya. Sedangkan Mbak Lidya juga sebaliknya merasa puas akan permainan kami, tapi kami selalu melakukan hubungan seks dengan cara-cara yang tradisional dan tidak pernah mencoba gaya-gaya yang agak berani, seperti gaya anjing, 69 ataupun yang lainnya.

Belakangan ini, dari cerita Mbak Lidya, Aku tahu kalau suaminya (papa teman Aku ) mempunyai istri simpanan di luar, sehingga Mbak Lidya merasa sering ditinggalkan dan kebutuhan batinnya tidak pernah tercukupi.

Setelah hubungan yang begitu lama, Aku mulai merasakan kalau Aku menyukai Mbak Lidya, tapi Aku tidak tahu apakah Aku mencintainya atau hanya perasaan karena kami sering berhubungan intim.
Pernah sekali Aku mengutarakannya, tapi Mbak Lidya memberi penjelasan, “Kamu ini hanya terbawa perasaan, diantara kita memang ada rasa suka, tapi tidak pernah saling mencintai, kita hanya membutuhkan masing-masing untuk memuaskan kebutuhan kita..!”
Dan Aku mulai mengerti kalau hubungan ini tidak akan berlangsung lama. Setelah Aku melanjutkan pendidikan Aku di luar kota, Aku mulai jarang kembali ke kampung halaman Aku . Tetapi saat Aku  kembali, Aku dan Mbak Lidya selalu mencari kesempatan untuk melakukan hubungan seks kami.

Cerita ini merupakan pengalaman nyata yang Aku alami, bukan rekayasa. Meskipun dalam cerita ini, cerita seksnya kurang dominan, tapi Aku ingin pembaca tahu konflik batin yang terjadi dan pertentangan-pertentangan dalam diri kita. Terima kasih atas perhatiannya, saran dan kritik Aku tunggu di email Aku .


ZumaQQ Agen Bandarq Domino 99 Bandar Poker Online Terpercaya

Yang Merupakan Agen Bandarq, Domino 99, Dan Bandar Poker Online Terpercaya di asia hadir untuk anda semua dengan games - games menarik dan bonus menarik untuk anda semua

Bonus yang di berikan ZumaQQ :
* Bonus rollingan 0.5% setiap minggunya
* Bonus Refferal 10% + 10% seumur hidup (5% X-tra untuk and apara pencari bonus reff di indonesia)
* Dan masih banyak bonus menarik laen nya yang bisa anda dapatkan di ZumaQQ

Games Yang di Hadirkan ZumaQQ :
* Poker Online
* BandarQ
* Domino99
* Bandar Poker 
* Capsa Susun
* Bandar66
* AduQ
* Sakong.

Link Afternatif :
zumawin,com
zumawin,net
zumawin,org
zumawin,info

Info Lebih lanjut Kunjungi :
Website :ZumaQQ
WA : +6281218571961
BBM : E316C245
IG : @ZumaQQ
Line : cszumaqq
Twitter : @zuma99com
Blog : https://zumaqiuqiu.wordpress.com
Awal Dari Pengalaman Nonton Film Porno, Berakhir Dengan Sexs Awal Dari Pengalaman Nonton Film Porno, Berakhir Dengan Sexs Reviewed by Melatti on Januari 24, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Random Posts