Agen BandarQ Terbesar Agen BandarQ Terbesar Agen BandarQ Terbesar Agen BandarQ Terbesar Situs Agen Bola, Sabung Ayam Dan Togel Online

Cerita Perselingkuhan Ku Dengan Teman Sekolah


LENDIRCAFE - Seorang jejaka tua menikahi aku dan dia berumur 39 tahun. Suamiku bernama Alex, Dia sedang di Kalimantan dan aku berada di Jawa. Aku dulu pernah berkumim di Kalimantan namun tidak kerasan karena jauh dari kota. Aku jenuh dan hanya bertahan 6 bulan di Kalimantan. Suamiku menyadari alasanku tidak mau tinggal disana.

Setiap bulan Alex menyempatkan masa-masa untuk kembali melepas rindu. Alex sesosok lelaki yang bertanggung jawab dan perhatian dengan keluarga. Setiap tanggal muda dia tidak jarang kali mentransfer uang untuk keperluan aku dan anakku. Tidak sedikit uang yang Alex kirim, satu bulan dia memberi aku 25 juta. Aku bisa melakukan pembelian barang apa saja yang aku inginkan.

Perawatan menjadi nomor satu, untuk mengawal penampilan karena aku masih muda. Harus tetap cantik dan segar. Walaupun tubuhku yang sexy ini jarang dijamah suamiku. Alex sangat bahagia hidup denganku, aku dapat memberikan kepuasan seks untuknya. Namun Alex tenaganya telah tidak sekuat dulu, gampang loyo dan capek.



Paling sekali saja sudah merasa puas, walaupun sebetulnya aku tidak menikmati kepuasan dari Alex. Rasanya hambar bersangkutan seks dengan Alex, tapi inginkan bagaimana lagi ini telah kewajibanku. Apalagi Cuma satu bulan sekali pulangnya, bagiku kepuasan seksku paling berkurang. Hiburanku hanya bermain dengan teman-temanku ngemall dan pergi kemana aja.

Setiap jalan dengan rekan rasa iri tentang kisah tentang suaminya adalah hal biasa, sementara suamiku jauh disana. Kadang temanku sering mengolok-olok aku , namun yasudahlah bagiku itu hanya gurauan sesaat. Pada waktu itu Alex tidak dapat pulang sekitar 3 bulan karena disana sedang menunggu tumbuhan sawitnya. Selama 3 bulan tersebut berasa 3 tahun.

Batinku tertekan karena selalu jauh keperluan akan seks aku tidak terlampiaskan. Aku suntuk masing-masing hari aku pergi dengan temanku. Temanku mempunyai nama Roy, dia dulu rekan sekolah aku. Dia masih bujang belum menikah, kita amsih tidak jarang WA atau BBM-an. Dan melulu dia yang tidak jarang kali punya masa-masa kosong untuk aku. Mungkin kegiatannya melulu berkuliah dan nokrong, namanya anak muda.

Dia menjadi rekan curhat aku, dia tau seluruh keluh kesah aku. Kadang bila bertemu dengan Roy aku menyuruh anakku agar tidak memunculkan fitnah. Anakku pun sangat terbiasa dengan Roy. Paling aku ke kafe atau ke timezone kitai putriku ikut denganku. Setiap kali bertemu aku selalu mengisahkan rumah tangga aku dengan Alex.

Saat tersebut Roy selalu menyerahkan nasehat supaya aku tidak jarang kali sabar. Memang tidak baik kitai berumah tangga namun tidak tinggal serumah. Mau bagaimana lagi aku tidak dapat hidup di Kalimantan. Waktu tersebut Roy mengajakku pergi nonton, aku bergegas pergi untuk meghilangkan pusing. Kita nonton film romantic, berasa masih jaman pacaran saja.

Roy memang tipical cowok yang romantic tapi sampai saat ini dia masih asyik jomblo. Setelah film usai aku dan Roy kembali ke rumah. Besok Roy mengajakku pergi ke puncak dengan anakku. Ya nggak papa sih asal sama anak aku inginkan aja. Sesampainya di tempat tinggal aku bersiap-siap packing untuk besok. Agen BandarQ

Keesokan harinya aku telah bersiap untuk pergi berlibur ke puncak. Aku telah ijin dengan Mas Senp, namun aku sengaja menutupi kitai aku pergi dengan Roy. Sebenarnya nggak terdapat apa-apa Cuma aku fobia Alex berprasangka buruk terhadap ku. Aku, putriku dan bik sumir berangkat mengarah ke rumah Roy. Tampak Roy sudah menantikan di depan tempat tinggal dengan membawa tas ransel.

Penampilan anak muda kece banget aku pun nggak inginkan kalah dong,
“ayo Roy kita pergi..”
“Iya Karin tunggu sebentar kameraku tertinggal..”

Setelah seluruh sudah siap aku dan Roy mengarah ke puncak, perjalan selama 3 jam dari rumah. Sepanjang perjalanan putriku diam tidak menangis tampaknya dia paling happy. Dia dan bik sumir tertidur pulas karena jalan macet total,mungkin karena hari libur. Sesampainya di villa tepat jam 1 siang, Roy memesan kamar 1,

“loh Roy kok Cuma pesan kamar satu sih..?”
“kan satu Villa terdapat dua kamar di dalamnya Rin, daripada sewa tidak sedikit kamar kan sayang buang uang..”
“ Oh gitu yah, yaudah, hhe… ”

Setelah kunci diserahkan kita berempat mengarah ke kamar. Memang benar apa kata Roy masuk ke kamar terdapat ruang tamu bed 2. Dan di dalam terdapat ruangan 1 lagi untuk Roy tidur. Aku, putriku dan bik sumir tidur di dua kasur depan. Ya okelah, kita siap berlibur 2 hari disini. Udara yang paling dingin menciptakan putriku hanya membisu di kamar ditemani bik sumir.

Aku dan Roy pergi untuk merasakan pemkitangan dan ke kebun teh. Roy bertingkah laksana suamiku jadi terkenang Alex. Jalan ke kebun teh paling jauh keringat mengalir turun membasahi pipiku. Tiba-tiba Roy mengelus keringatku. Aku terdiam dan memkitangi Roy. Dalam hati berbicara perhatian banget sama aku, pake mengelus keringat dan menggandeng tanganku saat berjalan.

Aku terbawa keadaan dan merasakan udarab yang paling dingin ini. Aku dan Roy berdiri di warung pinggiran disitu jual minuman hangat serta jagung bakar yang khas. Aku berhenti di warung tersebut tidur sejenak,

“kamu udah ijin sama suami kamu kan Rin..?” tanya Roy.
“sudah..dia mengijinkan kok..”
“yasudah berarti aman tidak bakal timbul masalah, lama banget Alex nggak pulang Rin..”

“iya Roy lama banget, kangen sih tapi inginkan gimana lagi. Pengen banget nyusul namun aku kurang sesuai disana, aku mesti bersabar menantikan suamiku kembali dan aku mesti menyangga rasa……..”
“rasa apa Rin..”
“enggak kok..Roy biasa suami istri pun butuh bersangkutan layaknya pasangan..”
“walaupun aku belum menikah aku tahu kok Rin apa yang kita maksud..”

Dengan tidak banyak malu aku menatap wajah Roy. Aku curhat tentang pribadiku, dia menyadarinya. Dia membelai rambutku sambil menyerahkan pengertian. Rasanya nyaman banget sedang di samping Roy. Pas lagi curhat Roy mendekap ku dengan tiba-tiba, aku paling terkejut. Aku hanya berfikiran mungkin pelukan seorang teman saja.

Baca Juga : Gairah Gila Ibu Wiwiek Yang Ingin Dihamili


Waktu semakin sore, aku harus kembali ke villa. Sampai di kamar putriku telah tertidur pulas. Aku mencuci badan mandi supaya terlihat fresh. Dengan mengenakan baju santai laksana rok pendek dan aku bersolek. Setelah mandi aku dan Roy duduk di ruang Tv dan berckita. Dia hingga menggelitik aku sampai aku tertawa keras.

Aku sudah mengantuk , aku pergi ke tempat tidurku. Roy masih menyaksikan tv, tengah malam Roy mendekati tempat tidurku. Ntah malam itu, dia tidur disampingku unik selimutku. Aku sungguh paling terkejut. Padahal disamping aku terdapat bik sumir, aku takut kitai mereka terbangun menyaksikan aku tidur dengan Roy,

“Roy, apaan sih kok tidur disini..”
“aku pengen merasakan malamku bersamamu Rin,..”
“jangan Roy aku telah berkeluarga aku nggak barangkali menghianati Ma Seno..”
“sudahlah tidak boleh menolak aku tahu kita rindu usapan laki-laki kan?”
Roy langsung menghirup kening aku lantas bibir aku dia kecup. Padahal samping bed aku terdapat putri dan pembantuku. Rasanya nggak tenang banget,
“pindah di kamar aku yuk Rin..”

Tanpa berfikir panjang Roy menggendong aku mengarah ke kamarnya. Ntah apa yang akan dilaksanakan Roy aku paling terbawa suasana. Seperti biasa dia berkelakar aku tidak jarang kali digodanya. Layaknya suami istri yang sedang bergurau di ranjang. Kembali mendekap aku dengan erat, aku yang menguntukkan lingeri tanpa bra seakan payudaraku menempel di dada Roy.

Gairah nafsuku hadir dengan tiba-tiba, Roy menghirup bibirku dengan kuat. Lingeriku tersingkap terlihat pahaku yang mulus. Sangat nafsu ciuman Roy, aku terbawa dan membalas ciuman itu. Roy membuka lingeriku aku hanya mengikuti saja. Payudaraku menggantung kencang Roy terlihat semakin bersemangat.

Tangannya siap menerkam payudaraku ini, aku ditidurkan. Tangan Roy meremas payudaraku, dia berjuang membangkitkan gairah seksku. Mulut menghirup dan mengulum puting payudaraku. Tangan kanannya memainkan memutar puting dan meremas-remas,

“aku horny banget Roy…”
“tenang aja Rin aku akan puasin kita malam ini..”
Terus membuatku semakin horny, kedua payudaraku dia mainkan paling lama. Enak banget permainan Roy malam ini. Roy mencungkil payudaraku, dia melepas celananya. Tampak dari dalam celana dalam penis Roy tegak berdiri,

“buka sekalian dong Roy…”
Roy menuruti perintahku, dan wowww penis yang paling besar berbulu lebat. Roy membuka celana dalamku, kakiku dia buka lebar. Selakanganku dia jilat sampai tubuhku menggeliat karena nikmat. Tangannya bermain dimemekku yang besar yang rimbun bakal bulu-bulunya,

“memekmu menggemaskan..” ucap Roy
Pemkitangan yang sangat estetis menantang Roy dan segera memainkannya. Tangannya membuka lipatan-lipatan memekku. Dibuka lebar dan dia berjuang mencari lubang memekku itu. Dia mengairi memekku dengan mengecup ujung luar lubang itu. terus dia kecup sampai aku basah, terlihat cairan. Namun Roy semakin nafsu dan tidak meperdulikan cairan itu ,

“ahhhh..ahhh…Roy ciumi lagi Roy..kecup lagi lubang memekku” kata-kata tersebut keluar dari mulutku.
Sangat lama dia memainkan aku, sampai aku tak tahan lagi. Roy menghirup bibirku, dadanya bergesekan dengan payudaraku sementara penis bergesekan dengan memekku. Nafsu birahi tersebut terus memuncak. Hingga saatnya Roy mengupayakan memasukkan Penisnya,
“akkkhhhh…akkkhhh…masuk lagi terus ke dalam Roy terus….”

Setengah batang penis masuk , “ohhhhh…ooohhh… lagi Roy terus dorong penismu masuklagi.. “ahhhhhhhhhhhh…..sudah masuk Roy ayo Roy mainkan di dalam”

Roy mengocok kemaluannya di dalam, maju mundur gerakannya. Keringatku mengalir turun membasahi tubuhku. Roy menyaksikan payudaraku tampak montok, dia tak kuasa melihatnya. Sambil memainkan penisnya, mulut Roy mengecup puting susuku yang berwarna pink.

“ouughhh nikmat ougghhhh…..” Roy terus menggoyangkan gerakan-gerakan nikmat.
Aku memeluknya erat dan tak kuasa aku keluarkan cairan vaginaku lagi,
“Roy aku nafsu lagi nih..lagi Roy bikin basah lagi..” aku tidak jarang kali meminta lebih Roy pun tidak jarang kali merespon permintaanku. Aku telah pasrah dan sangat merasakan goyangan penis Roy di dalam lubang kenimatanku, Agen BandarQ

“aku udah nggak tahan keluarin sekarang ya Rin..”
“croooottt..crrrrooottt…crroooottt…”

Roy menyemprotkan cairan tepat di luar pas didepan lubang memekku. Nikmat banget rasanya udah lama tubuhku ini tak disentuh pria. Roydr amengambil tisu mencuci tubuhku. Aku tergeletak lemas Roy mendekatiku mencoba menyerahkan selimutnya. Udara yang dingin menciptakan gairahku hadir kembali,

“Roy lagi dong..” ucapku

Tanpa bersuara Roy membelai payudaraku, putting dia putar-putar memang sengaja menggairahkanku kembali. “enak banget Roy..kecup dong biar kian nikmat..” mengecup putingku paling lama, di belahan dadaku dia mengecup sampai ada tkita bibir merahnya.

“aku boleh nggak emut penismu..”
“boleh Rin apa aja boleh kita sama-sama menikmati..”

Roy tergeletak dan kumemainkan penisnya, aku kocok penisnya sembari mulutku mengecup penisnya. Nggak lama menciptakan penis Roy berdiri, mudah banget deh. Aku mengulum dengan bersemangat, meskipun penis yang panjang tersebut tidak masuk sepenuhnya di mulutku,

“ahhhhh..ahh Rinn” Desahan Roy sambil mengurangi kepalaku supaya lebih dalam mengulum penisnya.

Karena paling nikmat Roy tak kuasa akhirnya keluarlah sperma itu. “croooottt..crooooott…” mengairi mulutku, tidak sedikit dan tidak banyak asin aku telan sebagian. Kenikmatan tersendiri bagiku menikmati sperma pria. Aku dan dia tak tahan sudah paling capek. Kita tidur berdua di ranjang dengan posisi masih telanjang.

Tangan Roy terus mendekapku mencengkeram payudaraku seakan tidak inginkan aku tinggalkan. Hingga kita tertidur pulas, alarm berbunyi tepat jam 5. Aku membangkitkan Roy untuk mandi. Aku dan dia mandi bersama di bath up, disitu kita tetap sempet ngeseks di air. Setelah tersebut aku bergegas membangkitkan bik sumir untuk pulang.

Jam 8 kita chek out dari villa, aku menyempatkan pergi ke taman bermain dengan putriku disana. Waktu semakin senja aku menagajak Roy pulang. Sepanjang perjalanan kembali aku terus memikirkan kejadian semalam. Sejak saat tersebut aku menjalin hubungan dengan Roy. bik sumir juga tau hubunganku, karena Roy tidak jarang menginap di rumahku. Perselingkuhan berjalan sampai Alex meninggal dunia dan aku menikah sah dengan Roy.


ZumaQQ Agen Bandarq Domino 99 Bandar Poker Online Terpercaya ZUMAQQ
Rp.20.000
HondaQQ Agen Bandarq Domino 99 Bandar Poker Online Terpercaya HONDAQQ
Rp.15.000
Galeriqq Agen Bandarq Domino 99 Bandar Poker Online Terpercaya GALERIQQ
Rp.20.000
Kasir Agen Togel Online Casino Online Dan Togel Online Kasir4d
Rp.10.000
Ioncasino Agen Casoni Sabung Ayam Agen Bola Dan Agen Togel Online IONCASINO
Rp.50.000
Cerita Perselingkuhan Ku Dengan Teman Sekolah Cerita Perselingkuhan Ku Dengan Teman Sekolah Reviewed by Melatti on Maret 14, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.